Selasa, 29 September 2015

biodata isyana sarasvati


 

Gadis cantik yang dilahirkan pada 2 Mei 1993 ini adalah seorang penyanyi yang juga penulis lagu. Dia merupakan seorang gadis yang hidupnya akan terus berkaitan dengan musik. Betapa tidak, gadis ini sudah pernah jadi penyanyi opera di Singapura. Kuliahnya juga berkaitan dengan seni. Isyana lulus dari Nanyang Academy of Fine Arts, Singapura dan Royal College of Music, Britania Raya. Karir akademiknya di Inggris didapatkan karena beasiswa dan prestasi dia di bidang musik
Gadis yang selalu mengungkapkan emosinya lewat melodi ini kemudian jadi terkenal setelah video musiknya populer. Dia menyanyikan lagu Keep Being You  yang dirilis pada akhir tahun 2014. Duntuk melihat video klip dan lantunan suaranya, bisa cek video berikut ini.


Gadis yang bisa memainkan biola, piano, dan saksofon ini kemudian mulai terkenal. Suaranya yang merdu dan ekspresinya yang menyatu dengan lagunya membuat dia menjadi idola baru. Apalagi, Isyana tidak hanya menyanyikan lagu. Gadis ini juga menciptakan lagu dan menyalurkan emosinya lewat lagu yang ia buat. Ia meracik musik pop dan musik opera sehingga membuat nuasan musik dan membuat Isyana memiliki ciri khas tersendiri.


Karir Pendidikan dan Musik 

Hal yang membuat Isyana semakin istimewa adalah kerja kerasnya, karir pendidikan, serta karir musiknya bisa dijalani secara bersamaan. Saat remaja, Isyana mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Singapura untuk pendidikan Music Performance di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA), Singapura. Di kampus ini, nama dia semakin terkenal ketika video musiknya sering diputar di  televisi kampus NAFA.
Sambil belajar di Singapura, ia juga mendapat beasiswa dari Inggris, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Ia kuliah di Bachelor of Music with Honours Funded Degree Programme in Collaboration with RCM di London, Inggris dengan beasiswa penuh. Karena hal inilah, Isyana harus bolak-balik Singapura dan Inggris.  Ia juga tidak lupa dengan tanah kelahirannya, Ia sering ke Indonesia dan pulang ke rumahnya di ibukota Jawa Barat, Bandung. Tentu saja aktivitas mengunjungi tiga negara ini perlu diacungi jempol.
Selain belajar, Isyana juga menjadi guru privat untuk piano dan vokal. Ia juga sering ikut berbagai pertunjukan resital musik. Karena karirnya yang terbilang cemerlang pada usianya yang mudah ini, Isyana begitu banyak dipuji. Tidak hanya karena karirnya. Isyana juga menjadi juara berbagai lomba. Berikut daftar juara yang pernah diraih Isyana, seperti yang dilansir Plimbi dari laman Hai Online (28/05/2015)

  •  Juara  Pertama  Kategori Profesional, Kompetisi Vokal Nasional Tembang Puitik Ananda Sukarlan, Indonesia (2013)
  •    Gold Certificate, 5th Bangkok Opera Foundation Singing Competition Bangkok, Thailand (2013)
  •    Juara 1, 6th Tan Ngiang Kaw/Tan Ngiang Ann Memorial Vocal Competition, Singapore (2012)
  •    Pertukaran Pelajar ke Tainan National University of the Arts Tainan, Taiwan (2012)
  •    Tiga kali mendapatkan Juara Grand Prix Asia Pasific Electone Festival (2005, 2008, 2011)
  •    Terpilih menjadi salah satu dari 15 Composer Electone Dunia, yang tampil di Yamaha Electone Concours (YEC) 2012 di Tokyo, Jepang
  •    Lulus piano dengan distinction Grade VIII ABRSM (2007)
  •    2 kali menjadi Finalis Nasional Yamaha Piano Kompetisi
  •    4 kali menjadi Juara 1 Kompetisi Piano Jawa Barat

Prestasinya yang cukup banyak dan berkelas tentu membuat Isyana bukanlah musisi sembarangan. Bisa dibilang, Isyana adalah musisi yang berprestasi. Kalau boleh berlebihan, Isyana adalah jelmaan dari Dewi Saraswati itu sendiri. Ia adalah musisi yang layak diidolakan. Perempuan yang lahir dari pasangan Sapta Dwikardana dan Luana Marpanda ini akan memiliki masa depan yang cerah pada bidang musik. Ia sendiri ingin menjadi seorang konduktor orkestra, sebuah cita-cita yang memang pas untuk gadis pencinta musik klasik ini. Berniat mengidolakan gadis pelantun Tetap Dalam Jiwa ini?  Tampaknya, tidak perlu ada niatan karena memang Isyana layaknya dijadikan panutan, terutama bagi generasi muda.

Senin, 07 September 2015

isyana sarasvati tetap dalam jiwa

Tak pernah terbayang akan menjadi seperti ini pada akhirnyaSemua waktu yang pernah kita lewati bersamanya telah hilang dan sirnaHitam Putih perluJanji kita menungguTapi kita tak mampuSeribu satu cara kita lewati ntuk dapati semua jawaban ini
Bila memang harus berpisahAku akan tetap setiaBila memang ini memang ujungnyaKau kan tetap ada di dalam jiwaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaBila memang ini ujung nyaKau kan tetap ada di dalam jiwa
Memang tak mudah tapi ku tetap menjalani kosong nya hatiDulula mimipi kita yang pernah terjadi tersimpan tuk jadi history
Hitam putih perluJanji kita menungguTapi kita tak mampuSeribu satu cara kita lewati tuk dapati semua jawaban ini
Bila memang harus berpisahAku akan tetap setiaBila memang ini memang ujungnyaKau kan tetap ada di dalam jiwaTak bisa ntuk teruskanDunia kita berbedaBila memang ini ujung nyaKau kan tetap ada di dalam jiwa
Tak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaTak bisa tuk teruskan..(ouw..ho)Dunia kita berbedaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbeda
Bila memang harus berpisahAku akan tetap setiaBila memang ini memang ujungnyaKau kan tetap ada di dalam jiwaTak bisa tuk teruskanDunia kita berbedaBila memang ini ujung nyaKau kan tetap ada di dalam jiwa