Gadis yang selalu mengungkapkan emosinya lewat melodi ini kemudian jadi terkenal setelah video musiknya populer. Dia menyanyikan lagu Keep Being You yang dirilis pada akhir tahun 2014. Duntuk melihat video klip dan lantunan suaranya, bisa cek video berikut ini.
Gadis yang bisa memainkan biola, piano, dan saksofon ini kemudian mulai terkenal. Suaranya yang merdu dan ekspresinya yang menyatu dengan lagunya membuat dia menjadi idola baru. Apalagi, Isyana tidak hanya menyanyikan lagu. Gadis ini juga menciptakan lagu dan menyalurkan emosinya lewat lagu yang ia buat. Ia meracik musik pop dan musik opera sehingga membuat nuasan musik dan membuat Isyana memiliki ciri khas tersendiri.
Karir Pendidikan dan Musik
Hal yang membuat Isyana semakin istimewa adalah kerja kerasnya, karir
pendidikan, serta karir musiknya bisa dijalani secara bersamaan. Saat
remaja, Isyana mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Singapura untuk
pendidikan Music Performance di Nanyang Academy of Fine Arts (NAFA),
Singapura. Di kampus ini, nama dia semakin terkenal ketika video
musiknya sering diputar di televisi kampus NAFA.Sambil belajar di Singapura, ia juga mendapat beasiswa dari Inggris, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya. Ia kuliah di Bachelor of Music with Honours Funded Degree Programme in Collaboration with RCM di London, Inggris dengan beasiswa penuh. Karena hal inilah, Isyana harus bolak-balik Singapura dan Inggris. Ia juga tidak lupa dengan tanah kelahirannya, Ia sering ke Indonesia dan pulang ke rumahnya di ibukota Jawa Barat, Bandung. Tentu saja aktivitas mengunjungi tiga negara ini perlu diacungi jempol.
Selain belajar, Isyana juga menjadi guru privat untuk piano dan vokal. Ia juga sering ikut berbagai pertunjukan resital musik. Karena karirnya yang terbilang cemerlang pada usianya yang mudah ini, Isyana begitu banyak dipuji. Tidak hanya karena karirnya. Isyana juga menjadi juara berbagai lomba. Berikut daftar juara yang pernah diraih Isyana, seperti yang dilansir Plimbi dari laman Hai Online (28/05/2015)
- Juara Pertama Kategori Profesional, Kompetisi Vokal Nasional Tembang Puitik Ananda Sukarlan, Indonesia (2013)
- Gold Certificate, 5th Bangkok Opera Foundation Singing Competition Bangkok, Thailand (2013)
- Juara 1, 6th Tan Ngiang Kaw/Tan Ngiang Ann Memorial Vocal Competition, Singapore (2012)
- Pertukaran Pelajar ke Tainan National University of the Arts Tainan, Taiwan (2012)
- Tiga kali mendapatkan Juara Grand Prix Asia Pasific Electone Festival (2005, 2008, 2011)
- Terpilih menjadi salah satu dari 15 Composer Electone Dunia, yang tampil di Yamaha Electone Concours (YEC) 2012 di Tokyo, Jepang
- Lulus piano dengan distinction Grade VIII ABRSM (2007)
- 2 kali menjadi Finalis Nasional Yamaha Piano Kompetisi
- 4 kali menjadi Juara 1 Kompetisi Piano Jawa Barat
Prestasinya yang cukup banyak dan berkelas tentu membuat Isyana bukanlah musisi sembarangan. Bisa dibilang, Isyana adalah musisi yang berprestasi. Kalau boleh berlebihan, Isyana adalah jelmaan dari Dewi Saraswati itu sendiri. Ia adalah musisi yang layak diidolakan. Perempuan yang lahir dari pasangan Sapta Dwikardana dan Luana Marpanda ini akan memiliki masa depan yang cerah pada bidang musik. Ia sendiri ingin menjadi seorang konduktor orkestra, sebuah cita-cita yang memang pas untuk gadis pencinta musik klasik ini. Berniat mengidolakan gadis pelantun Tetap Dalam Jiwa ini? Tampaknya, tidak perlu ada niatan karena memang Isyana layaknya dijadikan panutan, terutama bagi generasi muda.